Buanglah pikiran pada tempatnya !
Sunday, 15 March 2015
Susahnya mendefinisikan sebuah pertemuan.
Begitu banyak pertemuan di bumi Allah yang luas ini. terkadang aku bingung, apa keajaiban dari sebuah pertemuan. Bukankah setiap pertemuan itu hanya bahagia saja? Tapi kenapa kerap saya menjumpai orang yang menemukan perasaan yang kacau dari sebuah pertemuan. Hari ini misalnya, teman saya bercerita, ia bertemu dengan orang yang dirindu sekaligus dibencinya. Hello gaess. Apa maksudnya?? Cinta. Bisa jadi. Haruskah ada orang yang mengukir luka sekaligus senyum dalam waktu yang sama? Haruskah orang itu membuat luka sekaligus mengobati? Salah siapa? Teman saya atau orang yang dijumpainya? Siapa yang bertanggung jawab atas sebuah perasaan? Manakah yang fitrah manakah yang fitnah? Hati ini terbuat dari apa jika memang dia mampu merasakan berbagai perasaan. Adakah orang yang hidup tanpa cinta? Haruskah cinta itu ada? Siapa yang berhak kita cinta? Akankah cinta kepada hamba membuat Sang Pencipta cemburu?
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)